MTs Negeri 3 Kabupaten Gorontalo

KaMad, Kaur TU, dan Bendahara MTsN 3 KabGor ikuti Bimtek

KABGOR (mtsn3kabgor.sch.id) – Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Kabupaten Gorontalo (Kabgor) Marci A. Karim bersama Kepala Urusan Tata Usaha Ramlah Nalole, dan Bendahara Madrasah Farni Daud, Rabu (31/01/2024) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan dan Pelaporan Keuangan dan BMN yang digelar Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, bertempat di Ballroom Yuan Garden Hotel Jakarta Pusat.

 

Kegiatan yang dibuka Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo H. M. Muflih B. Fattah tersebut diikuti oleh seluruh perwakilan madrasah se-Provinsi Gorontalo yang terdiri dari  para kepala madrasah, Kaur TU, bendahara, dan operator madrasah negeri, serta dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 30 Januari s.d 4 Februari 2024.

 

Dikonfirmasi awak Humas via Whatsapp, Kepala Madrasah Marci A. Karim menjelaskan, tujuan dari kegiatan Bimtek tersebut adalah untuk memberikan pemahaman SDM madrasah dalam pengelolaan dan penyusunan laporan keuangan, serta BMN.

 

“Bimtek yang berlangsung selama 4 hari Ini tujuannya agar peserta yang ikut dapat mengimplementasikan materi yang telah diperoleh terkait pengelolaan keuangan dan BMN kedepan dalam rangka pencapaian Opini WTP (wajar Tanpa Pengecualian).  Sehingga, peserta Bimtek dari madrasah khususnya MTsN 3 Kab. Gorontalo diharapkan dapat mengelola dan melaporkan pemanfaatn BMN dan persediaan secara akuntabel,” jelas Marci.

 

Sementara itu, Kaur TU MTsN 3 Kab. Gorontalo Ramlah Nalole juga mengatakan, keikutsertaannya dan terkhusus perwakilan MTsN 3 Kab. Gorontalo dalam Bimtek tersebut merupakan kesempatan yang baik untuk menambah dan mengembangkan pengetahuan mereka dalam mengelola dan melaporkan keuangan dan Pemanfaatan BMN dan persediaan.

 

“Alhamdulillah melalui Bimtek ini, kami dibekali dengan berbagai materi terkait pengelolaan BMN, pengelolaan keuangan Negara, serta implementasi laporan keuangan BMN dan Persediaan. Sehingga kami dapat mengembangkan pengetahuan dalam pengelolaan keuangan dan implementasi BMN dan persediaan kedepannya,” pungkas Ramlah. (Rini)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *